Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Leukimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Leukimia. Tampilkan semua postingan

Khasiat Kacang Panjang

Paavo Airola ND, Ph.D, ahli kedokteran naturapati yang memperoleh keahlian dari Inggris dan Swedia meyakini jus kacang panjang (Vigna cylindrica) akan merangsang inslet langerhan di sela-sela jaringan pankreas dalam memproduksi insulin. Karena itu minum jus kacang panjang secara teratur, atau dimakan lima kali sehari dalam porsi kecil serta latihan olahraga secara teratur akan mengerem kadar gula dalam darah.


Terapi kacang panjang dipublikasikan oleh Dr. Jhon Heinerman, lewat bukunya Heinerman’s Encyclopedia of Healing Juices. Heinerman, menyebutkan, dalam satu cangkir jus kacang panjang terdapat 41 mg kalsium, 42 mg fosfor, 1,14 mg zat besi, 6 mg sodium, 230 mg potasium, 735 UI vitamin A, 40 mg asam folic, 17,9 mg vitamin C, dan 27 mg magesium.

Dalam bukunya beliau menganjurkan pasiennya meminum satu cangkir jus kacang panjang setiap pagi, siang, sore, dan malamnya. Selain menganjurkan jus kacang panjang Paavo juga meminta pasiennya untuk menambah jus wortel dan tomat. Hasil penelitian selama sepuluh tahun menunjukan jus kacang panjang amat efektif merangsang kerja pankreas, limpa dan liver.
 
Manfaat Kacang Panjang:
    Mengendalikan kadar gula darah.
    Mengatasi hipertensi.
    Membantu memperkecil resiko terkena penyakit Stroke
    Mencegah serangan jantung.
    Meningkatkan fungsi organ pencernaan.
    Mengurangi resiko terserang penyakit kanker.
    Membantu mengatasi sembelit.

Khasiat Kacang Panjang Mengobati :
    Rematik
    Arthritis dan gangguan saluran kemih
    Diare
    gangguan penyakit ginjal
    mengurangi gatal – gatal
    Antikanker
    Kanker Payudara
    Leukimia
    Antibakteri
    antivirus
    Batu ginjal
    Beri-beri
    Demam berdarah
    Kurang darah
    Sakit pinggang
    Pembengkakan, meningkatkan nafsu makan, dan sukar buang air besar.


Dan untuk kecantikan, mampu menjaga kulit dari jerawat dan penyembuhan luka bakar. Untuk mengkonsumsi kacang panjang ini, anda bisa mengolahnya menjadi berbagai macam makanan seperti oseng – oseng kacang, sebagai lalapan, dan beberapa campuran masakan bergizi lainnya. Itulah beberapa manfaat dan khasiat yang bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi kacang panjang ini secara teratur setiap hari.
 
Tips Kesehatan – Berikut ini adalah beberapa cara pengolahan kacang panjang untuk mencegah dan mengatasi beberapa penyakit:

Kacang panjang untuk mengatasi pembengkakan :

Gunakan 200 gram kacang panjang, 20 gram bawang putih, gula merah secukupnya dimasak menjadi sup dan dimakan secara teratur.
 
Kacang Panjang untuk peluruh kencing :
Ambil 150 gram seluruh bagian tumbuhan kacang panjang, 30 gram kulit semangka direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc saring airnya dan diminum.
 
Kacang panjang untuk mengatasi sakit pinggang :
200 gram biji kacang panjang, 20 gram jahe merah, dan 25 gram kencur direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, saring airnya dan diminum.
 
Kacang panjang untuk meningkatkan stamina :
100 gr kacang panjang, 5 buah angco dibuang bijinya, 25 gram kencur direbus dengan air 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring lalu tambahkan madu secukupnya, airnya diminum, angco, dan kacang panjangnya dimakan.
 
Kacang panjang untuk mengobati batu ginjal  :
200 gram kacang panjang, 200 gram asparagus diblender dengan air secukupnya hingga tertampung 200 cc lalu direbus hingga mendidih dan airnya diminum hangat-hangat.
Kacang panjang untuk mengatasi kurang darah (anemia) :

200 gram kacang panjang, 100 gram anggur, hati ayam secukupnya dimasak sesuai selera, dimakan secara teratur.

Kacang panjang untuk menambah nafsu makan :

100 gram kacang panjang, 40 gram temulawak, 3 buah kiam boi/sun boi direbus dengan air secukupnya, saring lalu airnya ditambakan madu secukupnya dan diminum.
Kacang panjang untuk mengatasi sembelit :

200 gram kacang panjang, 100 gram daun ubi jalar dimasak sesuai selera dimakan secara teratur.
Kacang sebagai obat anti-kanker :

Gunakan kacang panjang, buncis, brokoli, wortel masing-masing secukupnya dimasak menjadi tumisan dengan ditambah bumbu-bumbu hingga matang, dimakan secara teratur.
 
Semoga bermanfaat
sumber : http://rumahsehatarasy.com/kacang-panjang

Tanaman Obat Tapak Dara



Catharantus roseus (L.) G. Don.)
Sinonim :
Lochnera rosea, Reich. Vinca rosea, Linn. Ammoallis rosea, Small.

Familia :
Apocynaceae
Uraian :
Tapakdara (Catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Tapakdara sering dibedakan menurut jenis bunganya, yaitu putih dan merah. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 100 cm ini, sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau dipedesaan beriklim tropis. Ciri-ciri tumbuhan Tapakdara : memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau dan diklasifikasikan berdaun tunggal. Bunganya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus. Tapakdara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang. Penyebaran tumbuhan ini melalui biji.

Nama Lokal :
Perwinkle (Inggris), Chang Chun Hua (Cina); Keminting Cina, Rumput Jalang (Malaysia); Tapak Dara (Indonesia), Kembang Sari Cina (Jawa); Kembang Tembaga Beureum (Sunda);
Penyakit Yang Dapat Diobati :Diabetes, Hipertensi, Leukimia, Asma, Bronkhitis, Demam; Radang Perut, Disentri, Kurang darah, Gondong, Bisul, Borok; Luka Bakar, Luka baru, Bengkak;

Komposisi :
Dari akar, batang, daun hingga bunga Tapak dara mengandung unsur-unsur zat kimiawi yang bermanfaat untuk pengobatan. Antara lain vinkristin, vinrosidin, vinblastin dan vinleurosin merupakan kandungan komposisi zat alkaloid dari tapakdara.

Resep :
1. Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)
a. Bahan: 10 - 16 lembar daun tapakdara.

Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 1 gelas
Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai
sembuh.
b. Bahan: 35 - 45 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai
mendidih hingga tinggal 1 gelas
Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai
sembuh.
c. Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 1,5 gelas
Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan.

2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
a. Bahan: 15 - 20 gram daun tapakdara kering, 10 gram bunga krisan
Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan
disaring.
Cara menggunakan: diminum tiap sore.
b. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa
saat dan disaring
Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

3. Leukimia
Bahan: 20-25 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras.
Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

4. Asma dan bronkhitis
Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5. Demam
Bahan: 1 genggam (12 -20 gram) daun tapakdara, 3 potong batang
dan akar tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 1,5 gelas.
Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

6. Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 - 30 gram daun tapakdara kering
Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan
gula kelapa.

7. Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih.
Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar
rumah semalam.
Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

8. Tangan gemetar
Bahan: 4 - 7 lembar daun tapakdara
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan: diminum biasa.

9. Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara
Cara membuat: ditumbuk halus.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

10. Luka bakar
Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras.
Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk
bersama-sama sampai halus.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

11. Luka baru , luka baru
Bahan: 2 - 5 lembar daun tapakdara
Cara membuat: dikunyah sampai lembut.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru.

Sumber : Sentra Informasi IPTEK
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. dimanasuka - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger